Dilaporkan pada hari Sabtu (18/11) pukul 06.34 pagi waktu setempat di sebuah kawasan terpencil di dataran Tibet tepatnya Nyingchi, terjadi gempa bumi. Gempa dengan kekuatan 6,3 Skala Richter (SR)  itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Laporan gempa ini diungkapkan oleh Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) seperti dikutip Detik.

 

Atas gempa bumi ini, pemerintah Nyingchi belum menerima laporan adanya gempa karena kawasan yang jadi pusat guncangan adalah tempat tidak berpenghuni. Hanya saja menurut kantor berita resmi China yakni Xinhua, gempa bumi membuat padamnya listrik dan kerusakan di desa-desa sekitar Nyingchi. Beberapa petugas tanggap darurat telah diturunan ke lokasi dampak bencana mengingat gempa 6,3 SR memang cukup bisa mengakibatkan kerusakan besar.

 

Bicara soal gempa bumi di Tibet, ini tentu membuat banyak orang mengaitkan dengan beberapa gempa yang melanda China dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan bisa dibilang kalau wilayah China bagian barat daya sering mengalami gempa bumi. Bahkan pada tahun 2008 silam, sebuah gempa dahsyat menghantam provinsi Sichuan yang membuat sedikitnya 87 ribu orang tewas.

 

Seringnya Gempa Bumi di Sichuan

 

Sichuan memang jadi kawasan paling sering dilanda gempa di China. Pada 30 September 2017 kemarin, gempa dengan kekuatan 5,5 SR mengguncang Sichuan dengan pusat gempa berjarak 78 kilometer sebelah barat kota Guangyuan di provinsi Sichuan dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa itu sendiri menimbulkan kerusakan kecil di beberapa lokasi.

 

Terasa begitu kuat di area pegunungan antara kota Guangyuan dan Mianyang, gempa itu sampai membuat beberapa layanan kereta api di Sichuan berhenti beroperasi. Warga Sichuan pun sampai berlarian ketakutan dan panik karena tanah berguncang begitu keras. Hal ini cukup beralasan karena pada bulan Agustus sebelumnya, Sichuan juga telah dilanda  gempa.

 

Agustus 2017, Gempa Bumi Tewaskan 20 Warga Sichuan

 

Pada tanggal 8 Agustus 2017 larut malam silam, gempa bumi dengan kekuatan 6,5 SR mengguncang kota Guangyuan yang memang jarang penduduk Togel online di dekat Jiuzhaigou di Sichuan. Hanya saja gempa ini rupanya berimbas ke kawasan cagar alam Jiuzhaigou yang memang jadi salah satu tujuan favorit wisata. Di mana ternyata ada sekitar 100 orang turis terjebak karena tanah longsor usai gempa dengan enam di antaranya masuk dalam 20 orang korban tewas.

 

Saat itu demi menghindari kerusakan yang lebih parah, pemerintah Sichuan melakukan evakuasi kepada 31.500 orang turis supaya keluar dari zona gempa. Tak hanya turis domestik, rupanya ada warga negara Prancis dan Kanada yang masuk dalam 175 korban luka-luka. Besarnya kekuatan gempa juga sempat membuat sebuah area resepsionis hotel ambruk sehingga membuat 2.800 pengunjung hotel terpaksa dipindahkan ke tempat aman.

 

Bukan tanpa alasan jika China menjadi salah satu negara yang kerap dilanda gempa. Karena China memang jadi pertemuan beberapa lempeng tektonik minor dunia yang memang cukup sering bergeser. Selain China, ada empat negara lain yang cukup sering dilanda gempa seperti Jepang, Chili, Filipina dan Indonesia.

 

Bahkan untuk Indonesia, bernasib sama dengan Jepang di mana Tanah Air kita tercinta ini memiliki deretan jalur gunung berapi mulai dari Sumatera hingga kawasan Nusa Tenggara. Indonesia juga berdiri di atas lempeng bumi aktif yang bergerak di pesisir pantai barat Sumatera dan pesisir pantai selatan. Salah satu gempa terdahsyat yang pernah melanda Indonesia adalah gempa sekaligus tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Berkekuatan mencapai 9,3 SR, sedikitnya 280 ribu orang tewas.