Month: January 2018

Rekrut Striker Kroasia, Persija Tak Mau Bahas Target Piala AFC 2018

Liga 1 Indonesia musim 2017 sudah berakhir. Tim asal ibukota DKI Jakarta yakni Persija harus puas berakhir di posisi keempat dengan total 61 poin dari 34 pertandingan dewa poker yang sudah dijalani. Ada di peringkat lima besar, Persija sudah memasang target dan tidak mau buang-buang waktu di jeda kompetisi jelang musim 2018.

 

Pelatih Stefano Cugurra Teco yang dipertahankan juga membuktikan kalau Persija memang memberikan kepercayaan penuh pada pria asal Brasil itu. Meskipun sempat terseok di awal musim 2017, Teco mampu mengatrol posisi Persija ke empat besar yang bahkan membuat Jakmania enggan kehilangannya. Kini jelang musim 2018, Persija pun menambah amunisi baru dengan resmi merekrut striker asal Kroasia bernama Marko Simic.

 

Tak main-main, mantan pemain asal klub Malaysia yakni Negeri Sembilan dan Melaka United ini langsung dikontrak dua tahun oleh Persija. Bersama Melaka, pesepakbola berusia 29 tahun itu berhasil mencetak 12 gol dari 15 kali penampilannya yakni sembilan gol di Liga Malaysia dan tiga gol di Piala Liga Malaysia. Tak heran kalau Gede Widiade yang merupakan Direktur Persija berani langsung menggaet Simic bahkan tanpa seleksi terlebih dulu. Sementara pemain asing lain yakni Jaimerson Xavier, Junior Timbo, Faysal Shayesteh dan Hermes Palomino masih mengikuti seleksi di Persija.

 

Jelang Piala AFC 2018, Persija Ikut Turnamen Lokal

 

Rabu (27/12) kemarin bertempat di lapangan ISCI di Ciputat, Tangerang Selatan, Persija menggelar uji coba perdana melawan Mutiara Cempaka (MC) Utama. Tak main-main, Persija berhasil membungkam MC Utama dengan skor telak 8-0. Meskipun menang, Teco tak mau berbangga diri karena MC Utama adalah klub amatir internal Persija yang tidak menyerang selama pertandingan.

 

Disinggung mengenai kemenangan uji coba yang bisa berdampak ke target Persija di Piala AFC 2018, Teco pun tak mau banyak bicara. Sekedar informasi, Persija bakal bergabung di Grup H bersama Song Lam Nghe An FC (Vietnam), Johor Darul Ta’zimalias JDT atau Selangor FA (Malaysia) dan Tampines Rovers atau Geylang United (Singapura), seperti dilansir Detik.

 

Ke depannya sebelum tampil di kompetisi resmi, Persija akan mengikuti Suramadu Cup 2018. Dalam kompetisi lokal yang digelar 8 Januri 2018, Persija akan melawan tim tuan rumah Madura United, Persela Lamongan dan Keddah FA dari Malaysia. Setelah itu Persija akan ambil bagian di turnamen Boots Sports Fix Super Cup di Malaysia melawan tuan rumah Kelantan FA dan Ratchaburi FC dari Thailand.

 

Persija Bakal Pindah Kandang (Lagi)

 

Selain mengumpulkan amunisi-amunisi baru jelang Liga 1 Indonesia musim 2018, Persija juga dipusingkan menjadi stadion alternatif baru. Karena tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus pindah dari stadion Patriot Chandrabhaga di Bekasi lantaran bakal direnovasi demi Asian Games 2018. Semakin rumit karena tiga stadion lain di Jabodetabek yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), stadion Pakansari Bogor dan stadion Wibawa Mukti Cikarang juga direnovasi pula.

 

Dengan kondisi demikian, Gede menyebut kalau peluang besar stadion yang jadi markas baru Persija adalah stadion Singaperbangsa di Kerawang. Dengan jarak yang tak jauh dan cukup aman bagi Jakmania, Singaperbangsa besar kemungkinan jadi markas baru mereka. “Saya mencari risiko atau potensi terkecil bagi Jakmania. Kalau boleh tidak ada risiko, tapi kalau tidak mungkin, berarti risiko yang paling kecil. Saya tidak mau mengorbankan Persija dan Jakmania demi kepentingan lain.”

{ Add a Comment }

Empat Negara Tak Siarkan El Clasico

Tal semua negara bisa menikmati jalannya pertandingan siaran langsung dari pertandingan El Clasico saat Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-0 bertempat di Stadion Satiago Bernabeu pada hari Sabtu, 23 Desember 2017 lalu.

Papua Nugini, Mongolia, Malta dan Korea Utara

Ratusan juta orang yang ada di seluruh dunia pasalnya menikmati pertandingan El Clasico akhir pekan lalu. Dan untuk mereka yang mengidolakan Barcelona, pasti mereka sangat senang dengan adanya siaran langsung di mana klub pujaan hati mereka dapat mengalahkan Real Madrid dengan skor telak 3-0. Diprediksi bahwa pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid tersebut disaksikan oleh lebih dari 650 juta orang yang ada di seluruh dunia melalui layar kaca, dikutip dari CNN Indonesia.

Namun ada catatan yang menarik dari pertandingan antara Barcelona dan Real Madird kemarin. Pasalnya ada sejumlah negara yang tak menyiarkan langsung laga yang berlangsung seru itu. Dilansir dari CNN Indonesia, hampir seluruh negara yang ada di dunia menyiarkan secara langsung kecuali empat negara yakni Papua Nugini, Mongolia, Malta dan Korea Utara.

Sampai saat ini memang belum ada hasil resmi terkait dengan jumlah penonton dari pertandingan Barcelona melawan Real Madrid yang disiarkan akhir pekan lalu itu. Akan tetapi jumlah penonton yang menyaksikan El Clasico diprediksi bandar togel online dan juga diyakini lebih dari jumlah penonton dinal sepak bola  dari Amerika Serikat yakni NFL yang bertajuk Super Bowl.

Di final Super Bowl 2017 yang mana saat itu mempertemukan Atlanta Falcons dan New England Patriots pasalnya hanya mencapai 113,5 juta penonton dari seluruh dunia. Sementara itu El Clasico yang ada di bulan April 2017 sendiri disaksikan oleh lebih dari 650 juta penonton di sebanyak 185 negara berbeda.

El Clasico ditutup Kemenangan Barcelona

Pertandingan El Calsico sendiri pasalnya berakhir pada kemenangan 3-0 untuk klub Barcelona. Tiga gol Azulgrana ke arah gawang Real Madrid ini dicetak oleh sederet pemain handal misalnya Aleix Vidal, Luis Suarez dan tak tertinggal Lionel Messi. Kemenangan Barcelona atas Real Madrid ini membuat Barcelona menutup tahun 2017 dengan keunggulan sebanyak 14 poin atas Los Balncos yang ada di puncak klasemen sementara La Liga. Torehan 3 gol membuat Barcelona mencteak sebanyak 120 gol juga di La Liga di sepanjang tahun 2017.

Barcelona sendiri unggul hingga 17 buah gol atas Paris Saint German (PSG). Dan di posisi ketiga di klasemen sementara ada Manchester City yang mana sudah mencetak sebanyak 101 gol di sepanjang tahun 2017 sampai sekarang. Sementara itu Manchester City sendiri masih berkesempatan bertanding di 2 pertandingan yang masih tersisa tahun 2017 ini. Namun sulit untuk Sergio Aguero dan juga kawan0kawannya untuk bisa mencetak 19 buah gol di 2 laga itu.

Di El Clasico, Messi dinilai tampil lebih baik dan bahkan jauh lebih baik dibandingkan Ronaldo yang ada di sisi Real Madrid. Perbedaan penampilan dua pemain besar itu dikabarkan cukup mencolok pada pertandingan hari Sabtu (23/12) lalu. Dari catatan statistik penampilan individunya dan dikutip dari CNN Indonesia, Messi menang lebih banyak dilihat dari umpan suksesnya, penciptaan peluang, jumlah tembakan dan sampai dengan assist dan gol. Messi juga mencatat sebanyak 50 umpan sukses dari 75 buah percobaan. 9 penciptaan peluang dan 1 gol serta 1 assis.

 

{ Add a Comment }

Siapa Yang Bisa Menghentikan Man City Sekarang?

Kemenangan Manchester City 1-0 atas Newcastle di St James Park memperpanjang kemenangan berturut-turut mereka di Liga Primer menjadi 18 pertandingan. Tim Pep Guardiola sekarang unggul 15 poin di puncak klasemen sehingga gelar juara tampaknya merupakan keniscayaan bagi mereka. Tapi bisakah ada yang mencuri poin dari City? Siapakah yang bisa kalahkan atau hentikan City?

Prestasi Terakhir Man City

Kemenangan 2-1 di Old Trafford awal bulan ini memecahkan rekor Chelsea dari 13 kemenangan berturut-turut dalam satu kampanye Liga Primer yang ditetapkan musim lalu oleh anak buah Antonio Conte. Kemenangan 4-0 atas Swansea dalam game berikut mengalahkan rekor Arsenal dengan 14 kemenangan berturut-turut yang bertahan hingga dua musim oleh tim Arsene Wenger pada 2002.

Untuk semua hal tentang dominasi dua klub besar di La Liga, tim City-nya Guardiola juga telah melampaui apa pun yang telah dicapai Real Madrid atau Barcelona di Spanyol dalam hal kemenangan berturut-turut. Rekor tersebut mengalahkan Barca sewaktu di asuh Guardiola dan Zinedine Zidane dengan Madrid-nya dimana keduanya menang 16 kali berturut-turut. City berhasil mencapai 17 kali dengan mengalahkan Bournemouth.

Setelah kemenangan atas Newcastle, maka menjadi 18 pertandingan berturut-turut, melewati hal yang terbaik yang ditawarkan tim Italia, Inter asuhan Roberto Mancini yang menang 17 kali berturut-turut. Alhasil, City sekarang mengincar urutan kemenangan terpanjang di liga besar Eropa manapun yang pernah ada. Rekor tersebut saat ini dipegang oleh tim Bayern Muenchen asuhan Guardiola di tahun 2013/14 yang memenangkan 19 pertandingan berturut-turut.

Siapa Yang Dapat Hentikan Mereka?

Tim yang bisa menghalangi atau menghentikan langkah Manchester City dan jika mereka berharap bisa menyamai rekor tersebut adalah Crystal Palace. Pemimpin Liga Premier tersebut akan menghadapi tim asuhan Roy Hodgson di Selhurst Park pada Malam Tahun Baru. Palace sendiri dikenal tak terkalahkan ketika berada di depan fans mereka sendiri di bawah Hodgson, paling tidak semenjak pertengahan September hingga saat ini. Sehingga ini akan menjadi pertandingan yang sangat layak untuk dinantikan.

Jika City lolos uji coba itu, mereka akan memiliki satu hari libur sebelum berusaha memecahkan rekor Bayern pada hari kedua di tahun 2018 saat mereka menghadapi Watford di Stadion Etihad. Mereka akan menghadapi satu pertandingan itu – bisa jadi dengan suka cita – karena Marco Silva telah kehilangan tiga laga tandang sebelumnya ketika melawan Burnley, Crystal Palace dan Brighton.

Mau tidak mau, City harus lolos dari kedua tes tersebut, hingga berlanjut sampai pertengahan Januari, tapi mungkin ini adalah game nomor 21 yang akan mewakili tes terberat mereka yang paling sulit. Setelah mengalahkan United dan Chelsea di kandang lawan, perjalanan ke Anfield mungkin merupakan kesempatan terbaik untuk mengalahkan semua tim judi bola kuat manapun di Premiere League yang bisa mengalahkan mereka. Sejarah menanti.

Bisakah Mereka Melakukannya?

Menurut Shay Given: “Ini sangat mudah dilakukan, mereka terlihat sangat jauh dari tim lain, mereka sudah berjalan di depan orang lain, tapi saya tidak berpikir Guardiola atau pemain Manchester City akan terlalu memikirkannya. Mereka akan berpikir lebih banyak tentang gelar – memenangkan Liga Premier, memenangkan Liga Champions dan mencoba untuk memenangkan Piala FA.”

“Mereka menginginkan piala sebanyak yang mereka bisa jika mereka kalah dalam pertandingan dan memenangkan semua trofi itu. Saya yakin mereka akan melakukannya. Yang terpenting adalah menjelang akhir musim, mereka memiliki banyak medali perak untuk ditunjukkan. Untuk itu dengan Guardiola yang bertanggung jawab, saya tidak dapat melihat apapun selain memenangkan liga,” jelasnya.

{ Add a Comment }

Paul Clement Bertekad Terus Berjuang Sebagai Pelatih Swansea

Terkadang yang perlu dilakukan oleh sebuah klub atau seorang manajer adalah agar terus berjuang sampai akhir hingga mereka mendapatkan kemenangan yang diharapkan. Contohnya adalah manajer Swansea City yang dengan tegas mengatakan jika dirinya akan terus berusaha sekuat tenaga untuk tetap berjuang bersama dengan anak asuhnya. Bahkan, ini dianggap sebagi tekadnya Judi togel yang kuat untuk Swansea.

Clement Kuatkan Tekadnya Untuk Terus Berjuang

Paul Clement telah menegaskan dirinya bahwa dia akan “terus berjuang” sebagai kepala pelatih Swansea setelah prestasi klub tersebut terus memburuk. Bahkan, keterpurukannya juga terus berlanjut saat Swansea City mengalami kekalahan yang cukup tragis di Everton pada hari Senin (18/12).Ya, The Swans dikalahkan 3-1 di Goodison Park setelah gol pembuka Leroy Fer dibenamkan oleh gol Dominic Calvert-Lewin, Gylfi Sigurdsson dan Wayne Rooney.

Ini seperti pukulan yang sangat keras bagi Swansea City.Apalagi bagi Paul Clement.Tapi, sepertinya dia dan anak asuhnya ingin terus berjuang dan bertahan agar tidak melaju ke zona degradasi. Ya, saat ini, Swansea hanya mampu menang satu kali saja dari total 10 pertandingan terakhir yang telah dijalani di Premier League. Ini membuat mereka berada di urutan bawah table klasemen sementara atau empat poin dari zona aman.

Hasil dari berbagai pertandingan terakhir ini telah memunculkan berbagai pertanyaan mengenai masa depan Clement di Swansea City. Mengenai pertanyaan tersebut, Clement berkata: “Ini adalah pekerjaan yang sulit di level manapun, Anda ingin menang, Anda ingin bermain dengan baik”. Menurutnya, apa yang terjadi sekarang sama sekali tidak pernah terjadi dalam karirnya sebagai manajer atau pelatih. Menurutnya, dia memang telah kehilangan banyak poin dari 10 pertandingan terakhir.

“Ini bukan pengalaman yang menyenangkan, saya belajar banyak dari itu, saya akan terus berjuang, saya akan bekerja keras, saya telah bekerja keras untuk mencapai posisi ini dan saya tidak akan menyerah, saya akan teruskan,” tandasnya dengan penuh semangat. Bukan tidak mungkin jika Swansea City akan terus merosot atau bahkan bisa kembali membaik. Tapi dibutuhkan usaha yang lebih keras lagi.

Swansea City Harus Berbenah

Swansea City harus berbenah.Memang, saat ini Swansea mulai terlihat lebih baik saat mereka melawan Everton.Hanya saja, mereka harus terus mengendalikan permainan dan menguasai jalannya pertandingan.Ini yang sulit. Walaupun mereka mampu menciptakan peluang dan bermain dengan strategi yang bagus, Clement mengakui jika permainan anak asuhnya sama sekali belum maksimal. Ini yang masih menjadi PR besar bagi Swansea City.

Menurut Clement, dia dan tim harus terus berlatih dan mengatur jalannya pertandingan agar sesuai dengan yang diharapkan. Dia mengatakan; “Kami seharusnya membuat lebih sulit bagi mereka untuk mendapatkan tendangan masuk, dan bahkan setelah mereka berhasil mendapatkan gol.” Menurut Clement, awal gol 0-1 itu adalah awal yang sangat bagus. Namun, keadaan kemudian berbalik dan Swansea tidak mampu bertahan dari setiap serangan yang dilancarkan oleh Everton.

Setelah ini, Swansea sendiri akan melakukan pertandingan kandang melawan Crystal Palace, dan Clement menambahkan: “Kami harus berkonsentrasi pada pertandingan besar pada hari Sabtu nanti untuk melawan Crystal Palace. Mereka telah mengubah sudut sedikit dan ini adalah pertandingan yang sangat penting.Kami harus mendapatkan kemenangan dan mencapai 15 poin.”

“Satu-satunya hal yang harus dilakukan sekarang adalah mengatur permainan dan bagaimana kita bisa melakukannya dengan lebih baik dan kemudian sangat fokus pada penampilan kita pada hari Sabtu melawan Palace,” tandas Clement.Crystal Palace juga terus melakukan pembenahan. Bisa jadi, ini akan menjadi laga yang cukup apik untuk dinantikan ketika keduanya bertemu.

{ Add a Comment }

Ada 128 Negara yang Mendukung Resolusi PBB Anti-Trump

Palestina, Yerusalem, Israel dan Amerika akhir-akhir ini tengah mendapatkan sorotan yang lebih dari negara internasional. Sebanyak 128 negara dari seluruh dunia mendukung resolusi dari Majelis Umum PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) yang mana meminta Amerika Serikat untuk menarik kembali keputusannya yang mengakui secara sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota dari Israel.

Mayoritas Mendukung Resolusi PBB

Seperti diberitakan oleh CNN Indonesia, hasil pemungutan suara yang digelar kemarin Kamis (21/12) di New York, AS, waktu setempat menunjukkan bahwasanya mayoritas negara mendukung keputusan resolusi PBB. Sebanyak 9 negara saja yang menentang resolusi tersebut dan 35 lainnya abstain di dalam voting tersebut.

Nabil Abu Rdainah, Jubir dari Presiden Palestina Mahmod Abbas mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik hasil dari pemubgpemungutan suara tersebut dan ia juga menyebutkan bahwa ini adalah sebuah kemenangan bagi mereka. “Pemungutan suara adalah suatu kemenangan bagi Palestina.”

Akan tetapi pihaknya juga akan terus berjuang di PBB untuk mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan yang mana dilakukan oleh Israel. “Kami akan melanjutkan usaha kami di PBB. dan kami juga akan melanjutkan usaha kami di semua forum internasional guna mengakhiri pendudukan ini. Tentu juga untuk membangun Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota kami,” ungkapnya.

Sidang Majelis Umum tersebut merupakan sebuah upaya lanjutan yang mana dilakukan oleh negara-negara penentang dewa poker keputusan Trump yang dinilai sepihak tersebut.  Trump dinilai pro dengan Israel dan malah menganggung kestabilan daerah serta menjadi penghambat dari terciptanya kedamaian.

Upaya sebelumnya dilakukan di Dewan Keamanan PBB di hari Senin (18/12). Namun upaya itu pasalnya menemui jalan buntu. Hal ini dikarenakan AS menggunakan hak vetonya untuk bisa menggagalkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang mana digagas oleh Mesir yang ingin menolak pengakuan sepihak yang dilakukan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota dari Israel.

Sebelumnya juga, Trump mengancam bakal memotong bantuan keuangan yang diberikan oleh Amerika kepada negara negara yang memberikan dukungan untuk resolusi Majelis Umum PBB itu. Akan tetapi nyatanya ancaman tersebut tak memberikan dampak sama sekali pada hasil Majelis Umum yang digelar kemarin.

Hak Veto AS atas Yerusalem dinilai Langgar Tradisi PBB

Ahmed Amr Ahmed Manned, Dubes Mesir untuk Indonesia menganggap bahwa hak veto yang digunakan Amerika Serikat untuk resolusi internasional yang menolak keputusan sepihak Trump sebagai tindakan yang menyalahi tradisi Dewan Keamanan PBB.

Ia menyampaikan alasannya karena biasanya negara anggota tak ikut serta dalam voting dalam masalah yang mana terkait dengan negara itu. Manned pun akhirnya mengecam veto yang dikeluarkan oleh AS pada resolusi tersebut. Ia juga menambahkan bahwa tak seharusnya Negeri Paman Sam itu tidak memiliki wewenang untuk memberikan suara apalagi menggunakan hak istimewanya sebagai anggota tetap dari Dewan Keamanan PBB.

“AS sebagai pihak yang mana menjadi objek resolusi itu sendiri. Dan semestinya tak memiliki hak untuk memberikan suara sesuai dengan peraturan dan juga ketentuan yang ada selama ini di PBB. Veto ini adalah sebuah pelanggaran karenanya patut untuk dipertanyakan mengapa AS dapat memberikan suara di dalam voting pada Dewan Keamanan PBB terkait resolusi ini,” ungkap Manned yang datang di jamuan makan malam yang dhelat di Kediaman Dubes Arab Saudi di Jakarta pada hari Rabu (20/12). Manned memahami bahwa sejauh ini PBB mempunyai aturan yang mana melarang negara anggota DK PBB ikut memberikan suara di dalam jejak pendapat atau voting tentang resolusi yang melibatkan negara itu.

 

{ Add a Comment }