Liga 1 Indonesia musim 2017 sudah berakhir. Tim asal ibukota DKI Jakarta yakni Persija harus puas berakhir di posisi keempat dengan total 61 poin dari 34 pertandingan dewa poker yang sudah dijalani. Ada di peringkat lima besar, Persija sudah memasang target dan tidak mau buang-buang waktu di jeda kompetisi jelang musim 2018.

 

Pelatih Stefano Cugurra Teco yang dipertahankan juga membuktikan kalau Persija memang memberikan kepercayaan penuh pada pria asal Brasil itu. Meskipun sempat terseok di awal musim 2017, Teco mampu mengatrol posisi Persija ke empat besar yang bahkan membuat Jakmania enggan kehilangannya. Kini jelang musim 2018, Persija pun menambah amunisi baru dengan resmi merekrut striker asal Kroasia bernama Marko Simic.

 

Tak main-main, mantan pemain asal klub Malaysia yakni Negeri Sembilan dan Melaka United ini langsung dikontrak dua tahun oleh Persija. Bersama Melaka, pesepakbola berusia 29 tahun itu berhasil mencetak 12 gol dari 15 kali penampilannya yakni sembilan gol di Liga Malaysia dan tiga gol di Piala Liga Malaysia. Tak heran kalau Gede Widiade yang merupakan Direktur Persija berani langsung menggaet Simic bahkan tanpa seleksi terlebih dulu. Sementara pemain asing lain yakni Jaimerson Xavier, Junior Timbo, Faysal Shayesteh dan Hermes Palomino masih mengikuti seleksi di Persija.

 

Jelang Piala AFC 2018, Persija Ikut Turnamen Lokal

 

Rabu (27/12) kemarin bertempat di lapangan ISCI di Ciputat, Tangerang Selatan, Persija menggelar uji coba perdana melawan Mutiara Cempaka (MC) Utama. Tak main-main, Persija berhasil membungkam MC Utama dengan skor telak 8-0. Meskipun menang, Teco tak mau berbangga diri karena MC Utama adalah klub amatir internal Persija yang tidak menyerang selama pertandingan.

 

Disinggung mengenai kemenangan uji coba yang bisa berdampak ke target Persija di Piala AFC 2018, Teco pun tak mau banyak bicara. Sekedar informasi, Persija bakal bergabung di Grup H bersama Song Lam Nghe An FC (Vietnam), Johor Darul Ta’zimalias JDT atau Selangor FA (Malaysia) dan Tampines Rovers atau Geylang United (Singapura), seperti dilansir Detik.

 

Ke depannya sebelum tampil di kompetisi resmi, Persija akan mengikuti Suramadu Cup 2018. Dalam kompetisi lokal yang digelar 8 Januri 2018, Persija akan melawan tim tuan rumah Madura United, Persela Lamongan dan Keddah FA dari Malaysia. Setelah itu Persija akan ambil bagian di turnamen Boots Sports Fix Super Cup di Malaysia melawan tuan rumah Kelantan FA dan Ratchaburi FC dari Thailand.

 

Persija Bakal Pindah Kandang (Lagi)

 

Selain mengumpulkan amunisi-amunisi baru jelang Liga 1 Indonesia musim 2018, Persija juga dipusingkan menjadi stadion alternatif baru. Karena tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus pindah dari stadion Patriot Chandrabhaga di Bekasi lantaran bakal direnovasi demi Asian Games 2018. Semakin rumit karena tiga stadion lain di Jabodetabek yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), stadion Pakansari Bogor dan stadion Wibawa Mukti Cikarang juga direnovasi pula.

 

Dengan kondisi demikian, Gede menyebut kalau peluang besar stadion yang jadi markas baru Persija adalah stadion Singaperbangsa di Kerawang. Dengan jarak yang tak jauh dan cukup aman bagi Jakmania, Singaperbangsa besar kemungkinan jadi markas baru mereka. “Saya mencari risiko atau potensi terkecil bagi Jakmania. Kalau boleh tidak ada risiko, tapi kalau tidak mungkin, berarti risiko yang paling kecil. Saya tidak mau mengorbankan Persija dan Jakmania demi kepentingan lain.”