Melalui Kemenag (Kementrian Agama) pemerintah sudah menetapkan 1 Ramadhan adalah pada Jumat, 24 April 2020. Menyambut bulan Ramadhan di tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dunia tengah mengalami pandemic corona. Walaupun dengan suasana penuh keprihatinan jangan sampai lalai memperhatikan kesehatan Anda.

Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan makanan sehat saat sahur dan beruka puasa. Hal ini penting agar ibadah puasa Anda berjalan lancar. Dr Samuel Oetoro MS SpGK, pakar gizi terkemuka, ada jenis-jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat berpuasa. Simak penjelasannya, makanan apa yang dimaksud itu!

5 Jenis makanan yang wajib dihindari saat berpuasa

Inilah jenis-jenis hidangan yang seharusnya tidak termasuk dalam hidangan berbuka puasa dan sahur Anda.

  • Gorengan

Makanan yang diolah dengan digoreng atau direndam lama dalam minyak harus dihindari saat sedang berpuasa. Alasannya, karena membuat kita cepat merasa kehausan. Padahal menu gorengan seperti tahu, tempe, telur, dan ayam goreng dapat dibilang menu harian yang selalu ada di meja makan. Jika tak mungkin menghindarinya sama sekali, paling tidak kurangilah porsi menyantap hidangan gorengan semacam ini.

  • Hidangan pedas

Makanan pedas juga sangat tak disarankan karena dapat merangsang asam lambung. Ini karena saat berpuasa perut dalam kondisi kosong.

  • Makanan asam

Hindari juga hidangan dengan asam yang berlebihan, apalagi jika Anda mempunyai riwayat penyakit lambung. Hal ini untuk menjaga kesehatan pencernakan Anda dan agar gangguan lambung tersebut tidak kambuh saat berpuasa. Yang dimaksud makanan asam di sini adalah pempek, cuka, dan sejenisnya.

  • Hidangan yang mengandung kafein

Minuman berkafein seperti teh, kopi, soda, dan sejenisnya juga wajib dihindari. Menurut Samuel selain kurang baik untuk pencernakan, kebiasaan mengonsumsi kopi juga membuat Anda cepat merasa kehausan saat berpuasa.

  • Minuman manis

Saat sahur hindari mengonsumsi minuman manis seperti sirup, atau yang mengandung berbagai jenis gula, mulai dari gula aren, gula merah, dan terutama gula pasir. Gula akan meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat dan ini memicu rasa lapar. Sementara soda juga akan membuat Anda gampang kehausan dan dehidrasi.

Rekomendasi hidangan sehat untuk sahur dan berbuka puasa

Makanan yang direkomendasikan saat sahur adalah roti gandum, nasi merah, dan hidangan-hidangan lain yang mengandung serat tinggi. Anda tidak dilarang mengonsumsi daging sapi atau ayam tetapi jangan diolah dengan digoreng.

Anda dapat memasaknya dengan cara dipanggang, dikukus, atau dipepes. Anda juga direkomendasikan untuk mengonsumsi lebih banyak air putih.

Pada saat berbuka mulailah dengan minuman atau makanan berkadar gula tinggi tetapi tetap sehat. Ini misalnya buah-buahan. Pilihlah buah yang mengandung banyak air dan masak, misalnya semangka, melon, blewah, mangga, dan sebagainya.

Jika malas mengonsumsinya secara langsung, Anda dapat membuatnya sebagai jus atau smoothie tanpa menambahkan gula pasir. Ini akan memudahkan pencernakan untuk menyerap nutrisi dalam makanan yang sehat itu.

Buah kurma juga pilihan yang bagus karena membuat kadar gula darah meningkat secara perlahan. Awali berbuka Anda dengan segelas air putih dan setelah itu dapat menyantap buah-buahan atau minum jus.

Tambahkan lebih banyak sayuran bursatogel pada porsi hidangan berbuka dan sahur. Untuk mendapatkan nutrisinya secara lengkap, perhatikan cara memasak sayuran yang sehat. Mengonsumsi sayuran dalam kondisi segar atau dibuat jus sayur juga disarankan.

Dengan memberikan asupan yang tepat bagi tubuh aktivitas puasa Anda dijamin akan berjalan lancar tanpa lemas berlebihan, kelaparan, atau kehausan di siang hari.