Browsing: Bencana

Cuaca Ekstrem Beberapa Daerah Di Indonesia Mengalami Kekeringan

Saat ini cuaca sedang tak menentu, kadang-kadang panas tetapi beberapa hari kemudian menjadi dingin. Atau kondisi berada pada cuaca yang ekstrem panas dan kekeringan.Belakangan juga banyak yang memberitakan jika beberapa daerah di Indonesia diperkirakan mengalami kemarau panjang.Untuk mengetahui informasi lebih lanjut baca berita selengkapnya.

7 Kecamatan kabupaten Bogor Mengalami Kekeringan Parah

Seperti yang dilansir di tempo, DedeArmansyah, sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan untuk siap tanggap 3 bulan mendatang indikasi cuaca ekstrem. Hal ini terhitung dari tangal 1-30 Agustus.

Selain itu, Dede juga menuturkan untuk menunggu keluarnya berita dari Badan Meteorolog, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang status awas terhadap kekeringan.Jika ditilik data menunjukkan bahwa kekeringan terparah di kabupaten Bogor terjadi di Kecamatan Jonggol.

Dari data tersebut, masyarakat perlu waspada dan mempersiapkan segala kebutuhan untuk menghadapi kekeringan cukup panjang.Hal ini serupa dengan pernyataan yang disampaikan oleh Dede, secara garis besar menjelaskan jika beberapa daerah mengalami tingkat kekeringan yang berbeda-beda.Namun, tetap diperlukan tanggap darurat secara keseluruhan.

Jika secara administratif perlu ada peningkatan, hal ini untuk mengerahkan usaha yang optimal dan merencanakan jalan yang bisa ditempuh dalam jangka pendek. Mungkin salah satunya dengan cara bekerja sama dengan pihak swasta.

Berdasarkan dari catatan BPBD, ada 7 kecamatan di Bogor yang terindikasi akan mengalami kekeringan parah, diantaranya yaitu Kecamatan Jonggol, Tanjungsari, Cariu, Tenjo, Gunung Sindur, Parung panjang, dan Rumpin. Dede juga memberikan penjelasan kembali bahwa pihaknya stand by untuk siap siaga membantu jika diperlukan drop air bersih.

Damak dari kekeringan ini akan berpengaruh pada ketersediaan air bersih dan kebakaran. Dede menghimbau masyarakat judi togel hk untuk tidak membakar sampah sembarangan selama 3 bulan ke depan, karena ditakutkan bisa memercikkan api besar ke benda lainnya. Masyarakat juga perlu memahami kondisi cuaca kekeringan musim ini.Untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan bagi lingkungan.

Potensi Kekeringan Masyarakat Perlu Waspada

Selain daerah yang disebutkan di atas, daerah lain di Indonesia bisa jadi terindikasi dalam kondisi kekeringan pada bulan mendatang. Hadi Saputra sebagai Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Bogor, menjelaskan bahwa penetapan status tersebut hasil dari analisis curah hujan dalam 3 bulan yang akan datang. Selain itu, Hadi Saputra menjelaskan jika beberapa wilayah Jawa barat berpotensi mengalami kekeringan karena tidak diguyur hujan sama sekali.

Hadi menuturkan ada 12 daerah di wilayah Jawa Barat yakni Bogor, Bekasi, karawang, Subang, Purwakarta, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Cianjur, Sukabumi, dan Indramayu. Maka masyarkat perlu mewaspadai sejak dini, beberapa caranya dengan menghemat air bersih untuk persediaan air selama bulan ke depan. Selain itu, dengan tidak menanam padi terlebih dahulu karena membutuhkan pengairan yang cukup banyak .potensi kekeringan ini bisa sampai November hingga beralih lagi ke musim hujan.

Salah satu penyebab dari cuaca yang tak mesti yaitu terjadinya EL Nino dalam kategori lemah. Yang mana kondisi mengalami perbedaan suhu, samudera pasifik dengan suhu lebih panas dibandingkan di daerah ini, sehingga menjadikan awan tidak terbentuk.

Jadi itulah review keadaan cuaca ekstrem yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia. Kekeringan diperkirakan akan lebih lama dibandingkan tahun lalu, karena dari peninjuan tidak mengalami hujan. Oleh karena itu, masyarakat perlu berhemat air bersih untuk cadangan selama mengalami kekeringan.

{ Add a Comment }

Antisipasi Banjir, 10 Perahu Karet disediakan Polres

Antisipasi Banjir, 10 Perahu Karet disediakan Polres

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menyiapakna beberapa perahu karet untuk upaya penanganan ketika menghadapi banjir yang ada di Jakarta Selatan. Perahu karet yang bisa digunakan itu kira-kira berjumlah lebih dari 10 unit. Penyediaan perahu karet tersebut juga dikarenakan Jakarta Selatan sendiri yang disebut dengan wilayah dengan genangan air yang paling banyak ketika hujan lebat datang melanda Kota Jakarta.

Fokus pada Beberapa Kawasan

Kompol Purwata, Kasubag Humas Polres Jaksel, mengatakan bahwa penyediaan perahu karet tersebut merupakan kerjasama yang mana dilakukan oleh Polres Jaksel dengan Pemadam Kebakaran Jakses serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya. “Kalau perkiraan saya ya lebih dari 10 perahu yang bisa digunakan. Polres sendiri ada dua, sedangkan Satpol PP ada 3, Damkar ada banyak sekali dan Brimob juga ada banyak,” ungkapnya hari ini, Selasa (12/12).

Untuk saat ini, pihaknya, ditegaskan oleh Purwata, fokus pada sejumlah titik yang mana dinilai bakal terjadi genangan air yang sangat tinggi ketika banjir melanda. Sejumlah tempat tersebut yang berkaitan dengan kanalisasi misalnya di kawasan Kebayoran Lama. Selain itu juga ada di kawasan Jagakarsa, Kemang, Kuningan dan Jati Padang.

Ia menambahkan bahwa fokusnya juga untuk mengantisipasi seperti adanya tanah longsor yang biasanya terjadi pada kawasan Jagakarsa, Jaksel. “Fokus kami ada di kanalisasi-kanalisasi utamanya di Kebayoran Lama itu di sana ada 3 titik. Yang pertama di Jati Padang, lalu yang lain itu seperti Jagakarsa guna antisipasi seperti waktu ada longsor itu lah yang sekarang diperbaiki.

“kemang juga bisa dikatakan menjadi fokus kami sekarang karena pada kawasan tersebut hujannya seidkit bisa menyebakan banjir,” imbuhnya lebih lanjut. Guna tindakan penyelamatan ketika banjir itu ia menegaskan bahwa pihaknya bakal melibatkan banyak sekali pihak. selain itu juga Purwanta juga menyarankan sejumlah pihak dewa poker supaya berhati-hati ketika menganalisa cuaca. Dia pun meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri ketika menghadapi musim penghujan seperti sekarang ini.

Hujan Sebentar Saja, Jakarta Langsung dikepung Genangan Air

Hujan yang saat ini turun di sejumlah titik di kawasan Jakarta siang hari tadi, Selasa, 12 Desember 2017, kembali menyebabkan genangan-genangan air pada sejumlah jalan yang ada di ibu kota. Hal tersebut dipantau oleh TMC (Traffic Management Centre) Polda Metro Jaya.

Salah satu titik genangan tersebut  ada di perempatan lampu merah atau traffic light yang ada di Pancoran arah ke Kalibata. Genangan yang ada di lokasi tersebut tingginya 20 cm, pada jam 14.29. dan pada jam itu juga suasana lalu lintas sangat padat. Genangan pun juga terdeteksi di terowongan Stasiun Cawang dengan ketinggian mencapai 20 cm pada jam 14.39 WIB. Sementara itu, di Jalan Pandjaitan Pedati, kea rah Cawang, ketinggian air ini mencapai 50 cm pada jam 14.44 WIB dan saat itu situasinya padat untuk lalu lintasnya.

Daerah di sekitar Kampus As-Syafiiyah yang ada di Jatiwaringin, di sana juga tergenang air yang tingginya sekitar 10 sampai dengan 20 cm pada jam 15.00 WIB. Sedangkan pada jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, genangan airnya dimulai tepat di depannya Wisma Wirausaha sampai sebelum di depan Kedubes Australia.

Dan di beberapa titik genangan Rasuna Said mencapai tinggi 30 cm. padahal, hujan yang ada di kawasan tersebut baru saja berlangsung sekitar 30 menit.

{ Add a Comment }

Sabtu Pagi Tibet Diguncang Gempa 6,3 Skala Richter

Dilaporkan pada hari Sabtu (18/11) pukul 06.34 pagi waktu setempat di sebuah kawasan terpencil di dataran Tibet tepatnya Nyingchi, terjadi gempa bumi. Gempa dengan kekuatan 6,3 Skala Richter (SR)  itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Laporan gempa ini diungkapkan oleh Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) seperti dikutip Detik.

 

Atas gempa bumi ini, pemerintah Nyingchi belum menerima laporan adanya gempa karena kawasan yang jadi pusat guncangan adalah tempat tidak berpenghuni. Hanya saja menurut kantor berita resmi China yakni Xinhua, gempa bumi membuat padamnya listrik dan kerusakan di desa-desa sekitar Nyingchi. Beberapa petugas tanggap darurat telah diturunan ke lokasi dampak bencana mengingat gempa 6,3 SR memang cukup bisa mengakibatkan kerusakan besar.

 

Bicara soal gempa bumi di Tibet, ini tentu membuat banyak orang mengaitkan dengan beberapa gempa yang melanda China dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan bisa dibilang kalau wilayah China bagian barat daya sering mengalami gempa bumi. Bahkan pada tahun 2008 silam, sebuah gempa dahsyat menghantam provinsi Sichuan yang membuat sedikitnya 87 ribu orang tewas.

 

Seringnya Gempa Bumi di Sichuan

 

Sichuan memang jadi kawasan paling sering dilanda gempa di China. Pada 30 September 2017 kemarin, gempa dengan kekuatan 5,5 SR mengguncang Sichuan dengan pusat gempa berjarak 78 kilometer sebelah barat kota Guangyuan di provinsi Sichuan dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa itu sendiri menimbulkan kerusakan kecil di beberapa lokasi.

 

Terasa begitu kuat di area pegunungan antara kota Guangyuan dan Mianyang, gempa itu sampai membuat beberapa layanan kereta api di Sichuan berhenti beroperasi. Warga Sichuan pun sampai berlarian ketakutan dan panik karena tanah berguncang begitu keras. Hal ini cukup beralasan karena pada bulan Agustus sebelumnya, Sichuan juga telah dilanda  gempa.

 

Agustus 2017, Gempa Bumi Tewaskan 20 Warga Sichuan

 

Pada tanggal 8 Agustus 2017 larut malam silam, gempa bumi dengan kekuatan 6,5 SR mengguncang kota Guangyuan yang memang jarang penduduk Togel online di dekat Jiuzhaigou di Sichuan. Hanya saja gempa ini rupanya berimbas ke kawasan cagar alam Jiuzhaigou yang memang jadi salah satu tujuan favorit wisata. Di mana ternyata ada sekitar 100 orang turis terjebak karena tanah longsor usai gempa dengan enam di antaranya masuk dalam 20 orang korban tewas.

 

Saat itu demi menghindari kerusakan yang lebih parah, pemerintah Sichuan melakukan evakuasi kepada 31.500 orang turis supaya keluar dari zona gempa. Tak hanya turis domestik, rupanya ada warga negara Prancis dan Kanada yang masuk dalam 175 korban luka-luka. Besarnya kekuatan gempa juga sempat membuat sebuah area resepsionis hotel ambruk sehingga membuat 2.800 pengunjung hotel terpaksa dipindahkan ke tempat aman.

 

Bukan tanpa alasan jika China menjadi salah satu negara yang kerap dilanda gempa. Karena China memang jadi pertemuan beberapa lempeng tektonik minor dunia yang memang cukup sering bergeser. Selain China, ada empat negara lain yang cukup sering dilanda gempa seperti Jepang, Chili, Filipina dan Indonesia.

 

Bahkan untuk Indonesia, bernasib sama dengan Jepang di mana Tanah Air kita tercinta ini memiliki deretan jalur gunung berapi mulai dari Sumatera hingga kawasan Nusa Tenggara. Indonesia juga berdiri di atas lempeng bumi aktif yang bergerak di pesisir pantai barat Sumatera dan pesisir pantai selatan. Salah satu gempa terdahsyat yang pernah melanda Indonesia adalah gempa sekaligus tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Berkekuatan mencapai 9,3 SR, sedikitnya 280 ribu orang tewas.

 

 

{ Add a Comment }